Selasa, 23 Oktober 2012

Jenis-Jenis Esai (1)


Kemampuan untuk menulis secara efektif tidak diragukan lagi merupakan salah satu ketrampilan penting yang seseorang harus peroleh selama belajar, baik di sekolah maupun di universitas. Ketrampilan ini akan sangat bermanfaat di waktu dan tempat manapun kita berada. Ketrampilan menulis hanya dapat diperoleh dengan latihan. Dengan menulis lusinan atau bahkan ratusan karangan tentang beragam topic secara kontinyu, seseorang akan secara otomatis mengembangkan dan mengasah ketrampilan menulisnya. Meskipun demikian menulis secara efektif dan baik memerlukan pengetahuan yang memadai perihal berbagai macam jenis karangan atau esai. Dengan memahami bentuk, ciri, dan tujuan penulisan, penulis akan cermat dalam menyampaikan gagasan sehingga pembaca akan semakin yakin dengan apa yang ditulis.

Esai memiliki beragam jenis, tergantung pada maksud dan tujuan penulisannya. Kita mudah kehilangan arah bila kita tidak mengetahui tujuan penulisan. Karena itu, memahami jenis-jenis esai sangat diperlukan untuk membuat tulisan kita lebih bermakna. Jenis-jenis esai yang umumnya dipelajari di sekolah atau perguruan tinggi adalah: ekspositori, persuasi, informal, tinjauan/tajuk, risalah/riset, komentar sastra, argumentatif, sebab-akibat, dan perbandingan. Tabel perbandingan yang menggambarkan secara ringkas tentang cirri dan tujuan setiap jenis esai berikut dapat memberikan panduan tentang berbagai jenis esai yang kita kenal (lihat Tabel 1). Sebelum kita melanjutkan pembahasan, perlu kita pahami bahwa jenis-jenis esai ini dicirikan dari ciri dan tujuan penulisan.

Tabel 1. Perbandingan antar Jenis Esai
Jenis
 Nuansa
 Referensi
 Tujuan
Expositori
 Objektif
 Harus Ada
 Menginformasikan
Persuasi
 Objektif
Harus Ada
 Membujuk
Esai Informal
Subjektif
Tidak Ada
 Mengomunikasikan
Esai Tinjauan
Objektif/Subjektif
Perlu
 Menganalisis dan Menyajikan
Esai Riset
 Objektif
 Harus Ada
 Mengungkap
Esai Literatur
 Objektif
Perlu
 Menganalisis Sastra
Argumentasi
 Objektif
 Harus Ada
Membuktikan
Sebab-Akibat
 Objektif
Harus Ada
Membangun hubungan
Perbandingan
Objektif
Harus Ada
Menunjukkan Persamaan/Perbedaan

Untuk lebih lengkapnya, silakan ikuti penjelasan dan uraian dari masing-masing jenis esai ini dalam bagian kedua tulisan ini.

Daftar Semua Tulisan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...