Selasa, 27 November 2012

Contoh Esai Perbandingan


Esai perbandingan adalah esai yang bersifat subjektif yang menunjukkan perbedaan atau persamaan antara dua objek atau hal yang ditulis. Perbandingan ini dijabarkan dan dianalisis melalui penjelasan yang logis. Esai perbandingan sering digunakan untuk merekomendasikan pembaca untuk memilih satu merek dari objek tertentu ketimbang merek lain dengan menunjukkan kelebihan dari merek tersebut. Esai perbandingan dapat memfokuskan pada persamaan atau perbedaan dari dua objek yang ditulis. Berikut adalah contoh esai perbandingan.

TV LCD dan TV Plasma

Saat ini kita hidup di dunia yang penuh dengan pilihan. Setiap hari, kita dihadapkan pada berbagai kesempatan untuk memilih segala hal yang kita butuhkan. Nyatanya, kita tidak selalu memilih secara sadar. Kita sering terperangkap oleh tipuan iklan dan membeli sesuatu yang tidak kita butuhkan. Kadang kita tidak memilih yang terbaik bagi diri kita. Namun, ketika Anda ingin memilih berdasarkan fakta dan alasan-alasan yang rasional, Anda perlu menganalisis dan membandingkan secara cermat setiap barang atas dasar kriteria yang Anda nilai. Saat ini, kita mencoba untuk melakukan sesuatu yang persis Anda lakukan ketika memilih sesuatu yang sederhana seperti membeli televisi. Kita akan membandingkan dua jenis TV yang popular di pasar antara TV LCD dan TV plasma. Saat memasuki toko elektronik atau department store, banyak orang bertanya apakah TV LCD lebih baik ketimbang TV plasma atau sebaliknya? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu membandingkan kedua produk ini berdasarkan pada kriteria-kriteria tehnis.

Pertama, mari kita lihat perbedaan tehnis antara TV LCD dan TV plasma. Dari mata orang awam, kedua jenis TV ini tampak serupa. Namun, sepasang mata yang seawas elang akan mendapati perbedaan di antaranya.   Perbedaan ini memungkinkan konsumen untuk menentukan pilihannya berdasarkan atas persyaratan-persyaratan tertentu yang mereka tetapkan.  Layar display TV plasma terdiri atas dua panel kaca yang dipaketkan ke dalam ruang kompartmen dengan banyak sel plasma kecil.  Sel-sel plasma umumnya disetel pada tingkat voltase listrik yang persis sama.  Sebaliknya, layar display TV LCD terdiri atas kristal-kristal cair yang umumnya dihubungkan dengan dua panel kaca. Layar-layar display ini kemudian ditingkatkan dengan memanfaatkan voltase listrik pada panel TV LCD. Sebagai akibat dari perbedaan tehnis ini, kita dapat menyimpulkan bahwa TV plasma lebih baik dibandingkan TV LCD kalau dikaitkan dengan masalah pencahayaan. Banyak pemirsa juga mengatakan bahwa layar TV plasma memberikan tontonan warna hitam yang lebih baik ketimbang layar LCD. Tambahan pula, TV plasma memberikan sudut pandangan yang lebih baik.

Kriteria penting lain yang perlu dipertimbangkan ketika kita membandingkan dua produk yang kita gunakan setiap hari adalah jangkauan harga. Harga dari TV apa pun tergantung pada ukuran diameter TV dan model konfigurasi TV yang bagus.  Seseorang bisa saja membelanjakan sampai jutaan dolar demi sebuah TV yang dirancang dan disesuaikan dengan interior rumah mereka secara eksklusif. Namun, ketika kita bermaksud membandingkan dua produk berdasarkan harganya, kita pelu memilih dua produk konsumen yang berukuran sama, buatan pabrik, dan diproduksi secara masal. Rata-rata harga TV plasma  lebih murah ketimbang TV LCD. Ini berkaitan dengan fakta bahwa TV plasma lebih murah dirakit sehingga harganya menjadi lebih murah juga.  Maka, kriteria harga sekali lagi berpihak pada TV plasma. Di saat yang sama ketika mempertimbangkan faktor harga,  kita harus memahami perubahan zaman. Karena TV LCD merupakan temuan tehnologi yang terkini ketimbang plasma, ada kemungkinan bahwa harga TV LCD akan turun di masa depan karena kemajuan tehnologi menawarkan kita alternatif-alternatif baru.

Di saat yang sama, adalah logis kalau kita berasumsi bahwa TV LCD akan juga memiliki keunggulan yang menjadikannya sukses berkompotesi dengan TV plasma di rak-rak toko dan di bagian barang-barang rumah tangga. Satu keunggulan yang demikian dari TV LCD adalah jangka waktu hidupnya. TV LCD memiliki jangka waktu hidup yang lebih lama disbanding TV plasma dan juga memiliki resolusi layar yang unggul. Faktor ini menjadi penentu bagi orang untuk memilih TV LCD ketimbang TV plasma, terutama bagi konsumen yang suka memainkan video games dengan resulusi tinggi pada TV mereka.  Namun demikian, ini bukan masalah penting bagi sebagian besar pemirsa TV karena TV plasma pun mampu menjalankan tugas-tugas yang dilakukan TV biasa tanpa adanya ketidaksempurnaan bagi pemirsanya.

Akhirnya, tehnologi tidak begitu berarti ketika menyangkut hal untuk memperoleh perangkat rumah tangga yang demikian populer seperti TV. Pada akhirnya, kehandalan dan keamanan produk adalah hal utama yang dikehendaki oleh setiap keluarga. Persoalannya bukan pada TV mana yang lebih mahal atau TV mana yang lebih laku, tetapi pada tujuan dan kegunaan TV yang dibeli. Dengan melihat persamaan antara TV LCD dan TV plasma, perbedaan yang dikemukakan di atas mungkin menjadi penting ketika kegunaan, lingkungan, dan lokasi menjadi pertimbangan utama.

Membeli TV besar dan mahal yang akan menyita sekurang-kurangnya setengah dinding ruang keluarga Anda barangkali bukan keputusan bijak bila di rumah ada anak-anak dan hewan piaraan namun sangat cocok bagi seorang pengusaha muda yang tinggal di apartemen dengan tehnologi terkini. Setiap orang harus perhatikan dua saran praktis ketika memilih jenis TV apa yang akan dibeli. Misalnya, kalau Anda menginginkan TV yang akan dipasang di ruang yang lebar, maka TV plasma akan lebih cocok karena TV ini memberi sudut pandangan yang lebih baik dengan harga yang lebih murah untuk ukuran yang lebih besar. 
 
Perdebatan tentang jenis TV mana yang lebih baik tak akan pernah berakhir.  Pada akhirnya, persoalan ini terletak di tangan konsumen. Karena itu, lain kali Anda akan membeli TV, jangan terkejut kalau tetangga Anda akan mencela pilihan Anda.  


Daftar Semua Tulisan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...