Jumat, 31 Mei 2013

World No Tobacco Day

Tak banyak yang tahu bahwa hari ini, 31 Mei, adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Untuk kesekian kalinya WHO bersama dengan mitra mereka di seluruh dunia mengingatkan umat manusia di seluruh dunia akan resiko kesehatan yang ditimbulkan oleh tembakau. Tanpa kenal lelah lembaga kesehatan dunia ini mengampanyekan kebijakan-kebijakan yang efektif untuk mengurangi konsumsi tembakau. Berbagai riset telah membuktikan bahwa konsumsi tembakau merupakan penyebab tunggal yang paling dapat dicegah untuk mengurangi angka kematian secara global. Saat ini tembakau membunuh satu dari sepuluh orang dewasa di seluruh dunia.

Rabu, 29 Mei 2013

Orang Kaya dan Kecurangan Pajak

Negara-negara maju seperti Inggris, Jerman, AS, dan Jepang terkenal memiliki sistem perpajakan yang sangat baik sehingga mereka dapat memaksimalkan dana yang dipungut dari setiap warganya. Uang pajak dari rakyat ini digunakan untuk berbagai keperluan. Sebagian digunakan untuk membayar para pegawai negara, sebagian untuk membangun infrastruktur, dan sebagian lain dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk asuransi dan fasilitas publik demi kenyamanan hidup setiap warganya. Melalui pengelolaan pajak yang baik ini, negara-negara maju mampu mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas hidup rakyatnya.

Rabu, 22 Mei 2013

Julius Caesar: Tokoh Kontroversial



Setelah menaklukkan Pompei dan menjadi penguasa satu-satunya di Romawi, Julius Caesar membuktikan bahwa dialah penguasa tunggal yang paling digdaya di seluruh dunia. Kekuasaan tunggal yang berada dalam genggamannya ini menimbulkan dampak sampingan yang pada akhirnya membuat ia dimusuhi para pesaing politiknya. Pada akhirnya, Julius Caesar mati di tangan orang-orang yang dikasihinya akibat konspirasi politik yang dimotori oleh para senator antara lain Cassius, Brutus, Casca, Cinna, dan beberapa lagi yang lain. Kematian Caesar membawa Romawi dalam perang saudara antara kubu yang mendukung Cassius dan Brutus dengan kubu pemuja kaisar, yaitu Antonius dan Octavius, yang di kemudian hari menjadi Kaisar Romawi I dengan gelar Augustus.

Jumat, 10 Mei 2013

Korupsi dan Seks

Kemunculan tiga perempuan cantik dalam kasus korupsi impor daging sapi atas diri tersangka Ahmad Fathanah membuat publik sulit untuk mengingkari adanya persoalan sampingan yang menyertai kasus ini, yaitu persoalan esek-esek yang kata Sutan Batugana “ngeri-ngeri sedap”. Kasus ini semakin menguatkan tesis yang selama ini diyakini publik, tetapi sulit dibuktikan, bahwa perilaku korupsi seseorang didorong oleh nafsu esek-esek para pelakunya. Ketiga perempuan cantik yang menjadi saksi kasus ini adalah Maharany Suciyono, mahasiswi salah satu universitas swasta di Jakarta  yang tertangkap berada sekamar di hotel Le Meridien bersama tersangaka. Rani, demikian sang mahasiswa tersebut dipanggil, mengaku mendapat imbalan Rp 10 juta atas jasanya “menemani” Ahmad. Perempuan berikut adalah Ayu Azari, artis kawakan yang mulai pudar pamor dan popularitasnya, yang mengaku mendapat uang Rp 20 jt dan 1800 dolar Amerika atas jasa 4 kali pertemuan yang disebut Ayu sebagai “entertainment fee” yang diberikan kepada Ahmad periode 4-9 Desember 2012 yang lalu. Yang terakhir adalah Vitalia Sesha, seorang model majalah pria dewasa, yang dihadiahi mobil Honda Jazz, jam tangan mewah, dan berbagai perhiasan mahal lain sebagai imbalan menjadi “teman akrab” tersangka.

Senin, 06 Mei 2013

Perbudakan


Terungkapnya kasus penyekapan dan pemaksaan kerja di luar batas kemanusiaan terhadap 34 pekerja di sebuah pabrik pembuatan panci alumunium di Sepatan Timur, Tangerang, membuka mata publik akan fenomena “homo homini lupus” dalam masyarakat kita. Fenomena manusia memakan manusia yang lain ini menjadi tragedi kemanusiaan yang memprihatinkan kita semua. Bagaimana mungkin seseorang yang karena kuasa dan uang yang dimilikinya dapat memaksakan orang lain untuk mengabdi kepadanya selama 18 jam sehari dengan upah minim dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan dapat menghukum secara fisik kepada mereka bila kehendaknya tidak dipatuhi? Kasus ini menunjukkan bahwa perbudakan masih berlangsung dalam masyarakat yang katanya menjunjung tinggi nilai “kemanusiaan yang adil dan beradab”.

Daftar Semua Tulisan: