Senin, 17 Maret 2014

Politik Harapan



Politik sering diasosiasikan dengan manipulasi, tipu-tipu, dan saling sikut demi kekuasaan yang ujung-ujungnya adalah uang. Asumsi miring ini semakin dikonfirmasi dengan banyaknya politisi yang terjerat berbagai masalah hukum, utamanya korupsi. Namun, menyaksikan Mata Najwa edisi 12 Maret lalu membuat saya meninjau ulang asumsi dan persepsi publik yang terkesan tidak adil terhadap para politisi dan pejabat publik. Setidaknya, tayangan Mata Najwa kali ini membuktikan bahwa berpolitik dengan benar dapat membawa perubahan dan membangun peradaban publik yang lebih baik. Inilah politik harapan: perilaku berpolitik yang memunculkan harapan dan optimisme publik meskipun kuantitasnya masih sedikit.

Dari yang sedikit itu, tiga pejabat politik yang dengan gebrakan dan kebijakannya mampu mengubah daerahnya menjadi kian tertata dan berkembang adalah Bupati Bojonegoro Suyoto, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, dan Walikota Bandung Ridwan Kamil. Ketiga pemimpin daerah ini laksana oase yang memenuhi dahaga publik akan pemimpin yang berani, tegas, adil, visioner, dan, yang lebih penting, mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

Suyoto membuat Kabupaten Bojonegoro di Jawa Timur dikenal dunia internasional. Selain dikenal sebagai daerah penghasil minyak bumi bagi Indonesia, iklim demokrasi dan transparansi Pemerintahan Bojonegoro dijadikan contoh oleh sejumlah negara lain. Di bawah kepemimpinan Bupati Suyoto, yang kini telah berjalan dua periode, beragam penghargaan nasional dan internasional banyak disandang oleh kabupaten yang kerap direndam luapan sungai Bengawan Solo. Sebagai akademisi, Suyoto mendengar, melihat, dan mengakomodir kepentingan rakyat di daerahnya dengan memberdayakan mereka. Ia membuka diri dan rumah dinasnya untuk didatangi rakyat yang ingin menyampaikan keluh kesah. Melalui gaya kepemimpinan yang lebih banyak mendengar, ia menerapkan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Kabupaten Bojonegoro.

Politik harapan lain ditunjukkan oleh seorang mantan akademisi, Nurdin Abdullah yang memimpin Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Kabupaten yang dulu sangat tertinggal kini berubah menjadi sebuah kabupaten yang maju pesat. Meski diakui oleh Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, dua tahun di awal kepemimpinannya sempat frustasi. Bahkan kesediaannya untuk terjun ke dunia politik sempat ditentang keluarganya. Pengalamannya menjadi dosen dan menjabat direktur di tiga perusahaan Jepang menjadikannya seorang pemimpin yang mumpuni. Nurdin Abdullah kini menjalani periode kedua memimpin Bantaeng.

Meski baru sekitar lima bulan menjadi Walikota Bandung, Ridwan Kamil kini terus berbenah membedah kesemrawutan yang ada di kota Bandung. Berbeda dengan pejabat sebelumnya, Ridwan Kamil menampilkan sejumlah gebrakan unik dan terbilang kontroversial di awal masa jabatannya. Upayanya untuk kemajuan kota Bandung bukan tidak terkendala diakui oleh Ridwan Kamil, bahkan juga diwariskan banyak masalah oleh para pejabat periode sebelumnya. Sosok muda yang visioner ini selalu blusukan dan turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi yang tepat. Di bawah kepemimpinannya yang baru lima bulan, Bandung berubah drastis. Taman-taman kota tertata cantik, ruang publik menjadi lebih bersih dan bersahabat, dan kesemerawutan kaki lima semakin berkurang. Pemimpin muda ini memberi harapan akan berkembangnya ekonomi kreatif yang menjadi fokus pembangunan daerah.

Ketiga pemimpin daerah ini adalah contoh nyata politik harapan. Ketiganya bahkan masuk dalam jajaran nama Kepala Daerah yang menurut survey Komunike Bersama Peduli Indonesia pantas ditantang menjadi Calon Presiden. Mereka adalah pemimpin muda yang memberi harapan akan kehidupan yang lebih sejahtera bagi rakyat. Ketiganya merupakan representasi akan politik harapan yang memiliki kemiripan dalam memimpin daerah: selalu mendengar keluhan rakyat, melibatkan dan memberdayakan rakyat, dan tegas serta berani memutuskan kebijakan yang mengutamakan kepentingan rakyat. Dalam suasana hiruk-pikuk pemilu saat ini, ketiga pemimpin daerah ini memberi contoh bagaimana politik bisa memberi harapan bagi rakyat.

Daftar Semua Tulisan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...